Eureka
BIS Supercat
Pet Forest Persian
Pet Forest Cat
Morning Sun Hamster Bathing Sand
Morning Sun Small Animal

Artikel Tentang Kucing

13July

Pentingnya energi dalam makanan kucing

Pentingnya energi dalam makanan kucing

Selain dari nutrisi, energi adalah komponen  yang paling penting yang harus dipertimbangkan dalam diet/makanan kucing.
 
Seperti juga semua hewan, hewan kesayangan seperti anjing dan kucing juga memerlukan asupan energi  makanan yang konstan untuk bertahan hidup. Tanaman memperoleh energi dari radiasi matahari dan mengubahnya menjadi energi yang mengandung nutrisi. Hewan mengkonsumsi tanaman dan menggunakannya secara langsung baik untuk energi atau untuk mengubah nutrisi tanaman menjadi  molekul lainnya yang juga mengandung energi. Bentuk utama energi yang tersimpan dalam tanaman adalah karbohidrat, bentuk utama energi yang tersimpan pada hewan adalah lemak.
 
Energi diperlukan untuk  berbagai proses  metabolisme tubuh, termasuk memelihara dan sintesis jaringan tubuh, aktivitas fisik, dan mempertahankan temperatur  normal  tubuh. Mengingat sedemikian pentingnya energi, tidaklah mengherankan bahwa energi selalu persyaratan utama yang harus dipenuhi dalam makanan hewan.
 
Setelah kebutuhan energi minimum tercukupi, barulah tubuh mulai memerlukan berbagai macam nutrisi dan mineral untuk menjaga kesehatan dan regenerasi sel. Perhatikan diagram berikut untuk mengetahui proses metabolisme makanan jadi energi.
 makanan yang dimakan menghasilkan dua macam "sampah" yaitu feces  (kotoran/pup) dan urin (kencing), sisanya adalah energi/makanan termetabolisme (kotak kuning). Energi  inilah yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh. Percuma saja protein tinggi dan berbagai macam vitamin yang banyak dalam makanan tetapi tidak bisa dicerna dan dimetabolisme tubuh karena dibuang jadi feces atau urin.

Energi yang berhasil dimetabolisme dipakai dulu untuk kebutuhan minimal yg utama yaitu :

berbagai proses maintenance yg terdapat di tubuh dan pertumbuhan (untuk anak kucing).
menjaga tubuh dalam suhu normal

Sisa energi/ surplus energi (kotak biru) bisa dipakai untuk berbagai aktivitas lain seperti bermain atau tidur (tidur pun perlu energi). Anak kucing yang dalam masa pertumbuhan dan suka bermain, memerlukan  lebih banyak energi. Oleh karena itu makanan untuk anak kucing (kitten) biasanya megandung protein dan energi yang lebih banyak.

Sebagian besar merk cat food  yang ada dipasaran hanya mampu dicerna oleh tubuh sekitar 60 % sisanya dibuang feces. Hanya sedikit merk cat food yang bisa dicerna hingga 90 %. Dari makanan yang berhasil dicerna  ini, sebagian masih dibuang lagi jadi urin. Baru sisanya yang benar-benar bisa dimanfaatkan oleh tubuh.
 
Pemilik kucing dan orang awam sulit sekali mengetahui semua hal di atas, karena semuanya hanya bisa diketahui dengan berbagai tes di laboratorium. Kita bisa sedikit mendapat pentunjuk mengenai energi yang dicerna dengan membandingkan jumlah/volume makanan yang dimakan dengan berapa banyak feces yang dihasilkan. Bila feces banyak, hampir mendekati jumlah makanan yang dimakan, berarti hanya sedikit makanan yang tercerna. Bila feces padat dan jumlahnya jauh lebih sedikit dari makanan yang dimakan, berarti makanan/nutrisi yang berhasil dicerna lebih banyak.
 
Sebagian dari makanan yang berhasil dicerna ini, masih harus dibuang lagi menjadi urin. Cara termudah mengetahui makanan bagus atau tidak adalah, ada peningkatan performance dari kucing dan terbukti kucing bisa hidup lama ( bisa hingga umur 15 th atau lebih)  dengan makanan tersebut. (drh. Neno WS)
 

10June

Adopsi Kucing Anggora indukan

Adopsi Kucing Anggora indukan

indukan anggora putih proven 1x
lahiran sendiri pintar ngerawat anak
usia 1,4 thn
kondisi bulu agak rontok karena
abis menyusui, sekarang mulai birahi lagi

BONUS KANDANG UKURAN 75X55X55 CM
MASIH MULUS DAN KOKOH

ane buka 1.050.000 nego ampe jd

083875374300 / 02192151177

10June

Kucing Bisa Ketombean

Kucing Bisa Ketombean

Tak hanya manusia, kucing juga bisa ketombean. Ketombe pada kucing mirip dengan ketombe manusia. Ketombe pada kucing juga menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan perawatan kulit dan bulu kucing.

Tanda kucing berketombe, kucing sering menggaruk hingga lecet atau malah luka terbuka dan bisa mengakibatkan infeksi. Sementara kebanyakan perawatan dan pengobatan hanya mengatasi gatal dan yang disebabkan ketombe bukan menghilangkan penyebab ketombe. Jika kucing kesayangan Anda berketombe, perhatikan beberapa hal ini:

1.    Merawat kucing yang berketombe perlu waktu yang lama, sehingga Anda harus telaten merawat bulu dan kulitnya.
2.    Jaga kelembaban di dalam rumah. Karena udara kering akan memperburuk ketombe kucing dan juga menyebabkan rambut mudah rapuh dan kering.
3.    Selama kucing berketombe, usahakan jangan menggunakan hair dryer karena panasnya bisa mengiritasi kulit kucing.
4.    Jangan biarkan kucing main panas-panasan terlalu lama. Tunggu sampai sore hari untuk membiarkan dia keluar. Kusing yang ketombean perlu diet panas matahari.
5.    Berikan bedak hewan yang khusus untuk mengatasi ketombe atau bisa juga menggunakan bedak bayi untuk memberantas ketombe juga untuk meminimalkan rasa gatal.
6.    Berikan kucing makanan yang bernutrisi. Karena malnutrisi dapat menyebabkan kesehatan kulit semakin buruk.
7.    Konsultasikan  dengan dokter hewan jika ketombe terus meluas dan semakin banyak, agar bisa diberikan resep obat khusus untuk menyingkirkan penyebab ketombe

Sumber : dari berbagai sumber

10June

Adopsi Kucing Anggora Pejantan Putih

Adopsi Kucing Anggora Pejantan Putih

kucing anggora putih jantan 8 bulan
sudah mulai macak
alamat : nitikan rt42, rw11 umbulharjo, Yogyakarta
CP: 0274-6678636, 081390360131

10June

Mengenal Jenis Kelamin Kucing

Mengenal Jenis Kelamin Kucing

Jenis kelamin kucing bisa diketahui dengan cara memeriksa bagian sekitar anus, di bawah pangkal ekornya. Lebih mudah mengenali jenis kelamin kucing dewasa daripada anak kucing.

Kucing Jantan dewasa:

1.    Memiliki badan lebih besar dan kekar serta mempunyai penis dan testis.
2.    Testis kucing jantan dewasa berbentuk seperti dua buah bola kecil sebesar kelereng yang terletak diantara anus dan penis.
3.    Di bawah testis terdapat lingkaran kecil yang merupakan lubang tempat keluarnya penis.

Kucing betina dewasa:

1.    Tidak  memiliki testis.
2.    Di bawah lubang anus terdapat vulva yang bebentuk seperti garis.
3.    Kucing yang mempunyai tiga warna pasti mempunyai jenis kelamin betina.

Anak kucing:

1.    Pada anak kucing berumur kurang dari dua bulan, sering terjadi daerah sekitar anus tertutup bulu disertai kotoran. Sehingga jenis kelamin sulit dikenali.
2.    Testis pada anak kucing jantan belum berkembang sepenuhnya sehingga tidak mudah terlihat dan teraba.
3.    Anak kucing jantan mempunyai lubang berbentuk lingkaran kecil di bawah anus. Selain itu jarak antara anus dengan lubang penis lebih lebar karena pada tempat ini akan tumbuh testis.
4.    Jarak anus-vulva pada kucing betina lebih berdekatan dan berbentuk seperti tanda seru terbalik.

Sumber : dari berbagai sumber

27May

Merawat kucing yang sudah Tua

Merawat kucing yang sudah Tua

Jika kucing kesayangan Anda sudah berusia tua, tetaplah memberi perhatian khusus padanya. Seperti halnya manusia, kucing yang sudah tua perlu perawatan khusus. Selain kondisi tubuhnya yang tidak lagi fit, kucing tua juga mudas stres. Berilah dia keistimewaan sebelum mati, sebagai balasan atas kebahagian yang diberikan seumur hidupnya untuk Anda:

1.    Letakkan selimut tebal dan lembut di kandang atau tempat tidur kucing. Agar dia selalu nyaman dan merasa hangat di sana.
2.    Nafsu makan kucing yang sudah tua biasanya menurun. Salah satu penyebabnya adalah karena pembengkakan pada gusi dan gigi yang membusuk. Hangatkan makanan sebelum diberikan pada kucing. Makanan hangat akan sangat membantunya.
3.    Kucing sering menyisir bulunya dengan menggunakan gigi. Karena gigi kucing tua sudah rapuh, bantu kucing menyisir bulunya agar tidak kusut dan menyingkirkan bulu-bulu yang rontok agar tidak tertelan saat kucing menjilati tubuhnya. Bulu yang tertelan dapat menganggu pencernaan kucing.
4.    Kucing tua tidak lagi seaktif saat muda. Dia akan lebih suka sering tidur. Jadi jangan memberinya banyak makanan karena akan membuatnya kegemukan, sehingga akan lebih memparah kondisi tubuhnya yang sudah tua, sementara kucing sudah tidak lagi aktif bergerak.
5.    Karena kucing tua tak selincah dan seakaif dulu, dia jarang menggunakan cakarnya. Potong cakarnya agar tidak menyebabkan luka.
6.    Jangan terlalu sering memandikan kucing tua, cukup 1-2 bulan sekali. Ganti dengan membasuh mukanya dengan handuk dan air hangat.
7.    Bawa kucing periksa kesehatan secara teratur. Seperti pemeriksaan gigi, gusi serta darah. Lakukan  vaksinisasi lebih lanjut.
8.    Jangan tinggalkan kucing sendirian. Jika harus meninggalkan sewa atau suruh orang untuk menjaganya.

Sumber : dari berbagai sumber

Anjing dan Kucing © 2012 All rights reserved.